Kunci dari kebahagiaan dan ketenanngan hidup setidak-tidaknya tak bisa terlepas dari masalah ilmu pengetahuan dan akal pikiran manusia itu sendiri. Pikiran manusia memberikan pengertian tentang sesuatu yang bisa dipergunakan untuk menentukan langkah dan pilihan atas semua tujuan yang hendak dicapai, sedangkan kemauan merupakan pendorong atas perbuatan yang dilakukannya. Anatara keduanya melakukan hubungan yang harmonis .
Bukankah sudah menjadi tabiat manusia apabila ia mau berbuat sesuatu disebabkan ia tahu bahwa yang dikehendakinya itu adalah baik baginya..? Yang jelas pengetahuan yang dimilikinya itulah yang membangkitkan kemauan dalam hati sanubarinya. Dan dengan pikiran serta kemauan yang dimiliki manusia inilah yang membedakan antara dia dengan mahluk lain.
Dalam hal tersebut ada tiga hal yang bersumber dari akal manusia :
1. Pengetahuan Inderawi
Pengetahuan indera adalah pengetahuan hasil rekaman akal (pikiran sadar) atas segala pengalaman yang bisa kita amati dengan menggunakan panca indera kita.
2. Pengetahuan Ilmu
Pengetahuan ilmu adalah pengetahuan yang diperoleh dari hasil study dan eksperimental. Pengetahuan indera disebut pengetahuan biasa, sedangkan pengetahuan ilmu adalah pengetahuan tinggi karena memiliki sistematik dan metode tertentu yang selanjutnya disebut dengan ilmu pengetahuan.
3. Pengetahuan Filsafat
Sedangkan pengetahuan filsafat adalah Ilmu yang mempelajari tentang hakikat sesuatu, semacam ilmu yang istimewa yang mencoba untuk menjawab pertanyaan yang tidak mampu dijawab oleh ilmu-ilmu biasa. Ilmu medannya terbatas hingga alam yang dapat diteliti, sedangkan filsafat merentang akal pikiran manusia sejauh mungkin hingga pada suatu titik dimana pertanyaan timbul lagi, dan jawabannya merupakan eksistensinya. Jadi filsafat cara berfikirnya radikal, integral dan universal.
Tiga faktor diatas memang bisa mendukung cepat tercapainya kehidupan yang tenang dan enjoy. Bagaimana tidak..? Karena manusia jika tidak menyiasati kehidupannya dengan ilmu dan akal, maka ia menjadi manusia yang terpuruk yang hina dan dihinakan. Sengsara karena mengalami tekanan batin, tidak tenang dalam hidupnya dan gelisah tak tahu apa yang harus dilakukan.
Padahal makna hidup enjoy yang sebenarnya adalah ketenangan hidup yang hakiki, yang diantara cara mencapainya adalah dengan memakai ilmu dan akal. Ilmu yang bisa mengantarkan seseorang mencapai derajat yang tinggi, dan akal adalah karunia Allah yang harus digunakan untuk membedakan antara yang hak dan yang batil. Jika ilmu dan akal bisa saling bekerja sama untuk memuliakan diri sendiri, maka itulah tujuan hidup yang sebenarnya yang tidak menyimpang dari kaidah agama.
Sekian artikel tentang " Menyiasati Hidup Enjoy dan Tenang Dengan Ilmu dan Akal", semoga bermanfaat..!
0 Response to "Menyiasati Hidup Enjoy dan Tenang Dengan Ilmu dan Akal"
Posting Komentar