Bagiamana orang sempat berpikir akan mencapai obsesinya untuk hidup bahagia, padahal hatinya disengsarakan dengan berbagai hal yang sebenarnya bisa dinetralkan oleh akaldan fikiran, sehingga merasa enjoy dibuatkannya. Dengan demikian, hidup dengan enjoy saja sudah bagian dari kebebahagiaan.
Hidup enjoy tidak mungkin bisa tercapai jika seseorang tidak bisa mengendalikan keinginan yang berbau nafsu. Nafsu ingin disanjung, nafsu ingin menguasai, nafsu ingin berkuasa dan berbagai hasrat dan obsesi yang ditempuh dengan cara-cara yang curang.Jika demikian, bukan kebahagiaan yang akan diraih, melainkan keresahanhati yang didalamnya terdapat berbagai hasrat yang saling berbenturan. Hal ini membuat hidup seseorang selalu dikejar suatu persoalan yang ruwet yang suatu saat bisa membuatnya putus asa dan bunuh diri !.. Mka kebahagiaan macam apa yang dikejar-kejar dengan seperti ini?..
Jika saja kaum muslimin yang beriman mengetahui akan sabda Rasulullah Saw berikut ini : Kesentosaan orang beriman itu ada sepuluh macam. Lima diberikan didunia dan lima diberikan dikahirat. Adapun yang diberikan di dunia adalah :
- Memiliki Ilmu
- Mampu menegakan ibadah dengan benar
- Memperoleh Rizki yang halal
- Sabar ketika menerima musibah
- Bisa mensyukuri nikmat Allah
- Malaikat Izrail datang kepadanya dengan kasih sayang dan lemah lembut (sewaktu mencabut ruhnya)
- Malaikat mungkar dan nakir tidak akan mengejutkan dan membentak dirinya didalam pertanyaan kubur.
- Dia akan merasa aman dari ketakutan yang maha dahsyat
- Segala keburukannya dihapus dan segala amal sholehnya diterima
- Ketika melintasi shirath (Jembatan Shirathal Mustaqim) bagaikan kilat sehingga bisa masuk surga dengan selamat.
Sehingga apa yang ditakdirkan kepada dirinya dianggap sebagai bagian dari perjalanan hidup. Baik takdir itu menyenangkan hatinya ataupun meresahkan hatinya. Prinsip hidup penuh ketawakalan seperti inilah yang membuatnya enjo, baik ketika dirinya dirundung susah karena kemiskinannya, susah karena musibah menimpanya dan berbagai kesusahan lainnya, yang tidak dilakoni dengan hati yang enjoy akan menimbulkan kesusahan yang lebih dalam lagi.
0 Response to "Enjoy dalam Meraih Kebahagiaan"
Posting Komentar